Tag Archives: Penduduk Kota Bekasi

Kualitas Kesehatan dan Pendidikan di Kota Bekasi

Pentingnya Memberdayakan Keluarga Untuk meningkatkan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan di Kota Bekasi

Siapapun pasti akan berargumen serupa bahwa peningkatan taraf hidup dan kemajuan bangsa harus dimulai dari lingkup terkecil yaitu Sumber Daya Manusia (SDM). Sejalan dengan apa yang termaktub dalamUUD 45 yang menyatakan bahwa Negara berkewajian untuk memajukan seluruh elemen bangsa hingga tercapai masyarakat yang cerdas dan sejahtera. Atas dasar aturan ini, untuk tahun anggaran 2010 – 2014, RPJMN menegaskan bahwa hal pokok yang harus direalisasikan adalah kemakmuran masyarakat dengan indikator berupa peningkatan kualitas Kesehatan dan Pendidikan di kota Bekasi, demi Sumber Daya Manusianya nanti.

Kota Bekasi sebagai salah satu kota penyangga Kota Jakarta yang sangat pesat pertumbuhan ekonominya ditargetkan untuk bisa menyokong Tujuan yang termaktub dalam Millennium Development Goals (Red* Tujuan Pembangunan Millennium). Menurut data yang terdapat di Prov. Jabar, Kota Bekasi dari tahun 2008 hingga 2011 tingkat perolehan kualitas IPM nya senantiasa mengalami peningkatan. Kota Bekasi mencapai peningkatan hingga 75,73% dalam hal pencapaian target IPM (Indeks Pembangunan Manusia), adapun perkiraan IPM di tahun 2011 berhasil meraih 76,92 dengan posisi di peringkat kedua di Prov. Jabar. Untuk tahun 2013, diproyeksikan target IPM yang dicapai menempati 77,90. Di Sektor pendidikan, Indeks kota bekasi berhasil meningkat 88,28% sebagai realisasi dari tahun 2008. Di tahun 2011 peningkatan Indeks pendidikan mencapai 89,84 dan realisasi sebesar 90,62 diraih tahun 2013.

Berdasarkan indeks angka kumulatif yang diperoleh di atas, kita menyadari bahwa besaran skor IPM kota bekasi masih rendah, oleh sebab itu kita menelusuri beberapa permasalahan terkait rendahnya angka IPM pendidikan di kota Bekasi demi kualitas Kesehatan dan Pendidikan di kota Bekasi yang lebih baik. Permasalahan-permasalahan ini antara lain :

1). Masih minimnya tingkat partisipasi pendidikan;

2). Persoalan pendidikan dan efisiensinya;

3). Keefektivan Pendidikan dan;

4). Relevansi dari pendidikan.

Untuk masalah partisipasi pendidikan, erat sekali kaitannya dengan kurangnya pemahaman orang tua tentang keutamaan pendidikan, kondisi ekonomi dan permasalahan fisik juga psikis yang dialami calon pelajar di Kota Bekasi, selain itu keterbatasan infrstruktur dan jangkauan lokasi juga menjadi isu yang harus dicari pemecahannya. Terkait persoalan efisiensi dari pendidikan, maka ini berkaitan erat dengan transformasi input yang secara khusus menghasilkan output berupa SDM unggul yang memiliki kompetensi kerja. Lain halnya dengan keefektivan pendidikan, dalam persoalan ini kita melihat seberapa jauh kesesuaian dari tujuan pendidikan dengan hasil yang dicapai. Dalam hal ini kita mengamati sejauh mana keterkaitan antara kuantitas dan kualitas pendidikan yang dicapai. Terkait masalah pendidikan dan relevansinya, maka kita menilai bilamana angkatan kerja yang dihasilkan dari pendidikan bisa diserap seluruhnya atau tidak oleh dunia kerja, bilamana tidak, maka Negara harus berupaya untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.

Disadari atau tidak, Kota Bekasi memiliki kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang berpotensi meningkatkan angka IPM hingga kualitas Kesehatan dan Pendidikan di kota Bekasi. Penduduk Kota Bekasi yang berjumlah 2,3 juta lebih adalah sebuah potensi yang harus ditingkatkan kualitasnya agar bersamaan dengan itu dicapai pula kesejahteraan ekonomi penduduknya.

Bagi anda yang memerlukan informasi seputar pendidikan di Kota Bekasi, silakan kunjungi situs Dinas Pendidikan Nasional Kota Bekasi melalui link Dinas Pendidikan Kota Bekasi