Event Pameran Budaya di Alun-Alun Kota Bekasi Dikritik Pepen

Disporbudpar yang beberapa waktu lalu menggelar perhelatan Pameran Budaya di alun-alun Kota Bekasi mendapat sorotan yang tajam dan kritik yang agak pedas dari Rahmat Effendi, Walikota Bekasi.

pameran budaya di kota bekasi

Pepen mengkritik dilaksanakannya event ini karena memilih Alun-Alun Kota Bekasi yang saat ini masih terdapat aktivitas pembangunan di dalamnya. Karena hal inilah pepen mengacu kecewa.

“Perihal kegiatan Pameran Budaya yang memilih alun-alun kota bekasi sebagai tempat pelaksanaannya, terus terang saya merasa kecewa. Kan anda tahu sendiri kalau saat ini di lokasi itu sedang ada renovasi. Lagipula event seperti ini bisa memilih tempat di area kelurahan misalnya di kelurahan Pedurenan. Dengan begini kan antar SKPD tidak akan terjadi miss komunikasi.” Lanjut Pepen.

Selain itu, Pepen juga menyesalkan bahwa event Pameran Budaya ini pelaksanaanya belum melibatkan semua pihak yang ada di masyarakat.

Menurutnya, “Baik dari segi agama maupun budaya, pembangunan di Kota Bekasi harus melibatkan semua pihak secara bersamaan. Tentu saja hal ini memerlukan keterlibatan pemerintah sebagai regulatornya. Saya sendiri ingin agar di tahun 2016 yang akan datang saat perayaan HUT Kota Bekasi bisa dilangsungkan event semacam ini tapi tentunya dengan melibatkan semua komponen masyarakat kota Bekasi yang heterogen sehingga semua lapisan masyrakat akan terwakili,” tutupnya.

Hal ini bisa dimaklumi karena kota Bekasi adalah kota yang multi budaya sehingga semua yang ada di sini harus dilibatkan bersama.