Category Archives: Pendidikan

Wow SMKN 3 Bekasi Juara Lomba Kewirausahaan

DBS (Development Bank of Singapore) yang menggelar lomba kewirausahaan beberapa waktu lalu, memutuskan SMKN 3 Bekasi  sebagai juara pertama dan menjadi yang terunggul dari sekolah-sekolah yang lain. Para juri menilai bahwa kreativitas kewirausahaan yang ditampilkan SMKN 3 Bekasi sangat memuaskan dan patut dicontoh oleh sekolah lain.

Dalam lomba ini, program kewirausahaan yang ditawarkan SMKN 3 Bekasi adalah menjual es krim moci dan tanaman kokedama dengan hasil penjualan dan seluruh keuntungannya disumbangkan ke masyarakat sekitar yang membutuhkan. Para juri dalam lomba kewirausahaan merasa ide ini begitu menarik dan harus diimplementasikan sekolah lain.

smkn 3 bekasi

Menurut Nurul Hidayati, guru kewirausahaan SMKN 3 Bekasi, “sebelum program ini dilaksanakan, para siswa diterjunkan lebih dulu ke masyarakat untuk melakukan pendataan warga yang kurang mampu dan diketahuilah seorang anak penjual bakso yang tidak bisa melanjutkan sekolah. Uang yang terkumpul dipakai untuk membantu membiayai sekolah anak ini sampai selesai, “katanya.

Kemudian untuk tanaman kokedama, siswa mengumpulkan anak jalanan untuk dibina dan diberi pelatihan cara budidaya tanaman hias ini karena pangsa pasarnya luar biasa besar dan harga jualnya cukup mahal. “siswa-siswi kami membagi pengetahuannya kepada para anak jalanan dan masyarakat sekitar tentang budidaya tanaman kokedama, “ imbuh Nurul.
Menurut Nurul, “SMKN 3 Bekasi berencana menjadikan pendidikan kewirausahaan sebagai salah satu kegiatan ekskul sekolah supaya siswa nantinya bisa hidup mandiri dan menjadi pengusaha, “ tandas Nurul.

Jika anda memerlukan info alamat SMKN 3 Bekasi, silakan datang ke alamat Perum Mutiara Gading Timur Blok L 5 No. 1, Jl. Mutiara Gading Timur, Jawa Barat Telepon:(021) 82616466

Pendalaman Jurnalistik di MAN 1 Bekasi

Di beberapa sekolah ada ekstrakulikuler yang khusus mengkaji masalah jurnalistik, tetapi di MAN 1 Bekasi, kajian ini kembali diperdalam hingga para siswa merasa puas dengan pengkajian lanjutan ini. Jurnalistik adalah salah satu hal yang disukai oleh siswa di sini.

MAN 1 Bekasi

Yap, jurnalistik yang pelatihannya dilakukan beberapa waktu lalu di aula MAN 1 Bekasi memang spektakuler dan dihadiri banyak peminat jurnalistik. Melalui pelatihan ini para siswa mendapat pengetahuan tentang cara menulis berita yang bagus, membuat desain tabloid hingga membuat foto untuk kepentingan jurnalistik.

Selebihnya para siswa digembleng untuk menjadi pewawancara yang baik dengan mempelajari teknik-tekniknya langsung. Ela Aliya, Pembina Jurnalistik MAN 1 Bekasi mengungkapkan bahwa “sekolah ingin agar siswa/i MAN 1 Bekasi  bertambah wawasannya terkait masalah jurnalistik, oleh karena itu melalui pelatihan ini diharapkan para siswa bertambah wawasannya karena pada dasarnya mereka sangat antusias sekali dengan ekskul jurnalistik ini”.

Menurut Ela, Ekskul jurnalistik ini pembentukannya sudah diinisiasi sejak sebelum 2009 tapi peresmiannya dilakukan di tahun 2009. Sampai hari ini, tabloid yang sudah dihasilkan oleh siswa MAN 1 Bekasi sudah mencapai puluhan. Dalam hal ini jemampuan siswa dalam menulis terus diasah melalui Tabloid Magma.

“Semenjak dibentuk tahun 2009 lalu, ekskul jurnalistik mempunyai banyak peminat dan kita juga memberi tugas jurnalistik ke semua siswa agar karya mereka nantinya bisa dimuat di tabloid  sekolah. Melalui ekskul ini, siswa memahami pekerjaan para jurnalis, “ tutup Ela.

Bila anda ingin bertanya banyak hal tentang ekskul jurnlistik ini, silakan datang langsung ke MAN 1 Bekasi yang beralamat di Jl. Markisa Raya No.2, Bekasi Utara, Kota Bks, Jawa Barat 17121 Telepon: (021) 8882771

Yuk Berwisata Ke Gedung Juang 45 di Bekasi

Bangsa yang mulia adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Bagaimana dengan anda? Bila anda ingin tahu lebih dekat dengan sejarah perjuangan masyarakat Bekasi dan sekitarnya, maka anda harus mampir ke Gedung Juang 45 yang berlokasi di kecamatan Tambun Seatan, Kabupaten Bekasi. Di jaman penjajahan gedung ini bernama Landuis Tamboen atau gedung tinggi dan dimiliki oleh keluarga Khouw Van Tamboen sebagai pusat tanah partikelir.

Gedung juang 45

Dahulu ketika jepang baru saja dikalahkan oleh sekutu di tahun 1945, gedung ini sempat dijadikan basis pertahanan dan pusat pergerakan para pejuang untuk mempertahankan Indonesia dari campur tangan pihak sekutu yang membonceng belanda untuk mengambil alih Indonesia. Selain itu, gedung ini juga sempat difungsikan sebagai kantor kabupaten jatinegara.

Ceritanya, di tahun 1947 Belanda melakukan agresi militernya yang pertama dan itu merupakan pelanggaran terhadap perjanjian Linggar Jati yang mereka tanda tangani sendiri bersama Indonesia. Dalam sekejap mata, Gedung Juang 45 ini dikuasai pula oleh Belanda hingga sekitar tahun 1949 dan akhirnya berhasil direbut kembali oleh pejuang Indonesia di tahun 1950. Setelah berhasil dikuasai oleh pihak Indonesia, Gedung Juang 45 kembali difungsikan sebagai kantor pemerintahan oleh beberapa jawatan administrasi. Sebagai contoh Dinas Pekerjaan Umum telah menempati gedung ini sejak tahun 1950 dan dilanjutkan oleh jawatan yang lain hingga tahun 1982 berakhir.

Tercatat di tahun 1950 gedung ini juga pernah dijadikan kantor oleh Batalyon Kian Santang, dari TNI AD. DPR juga pernah berkantor di sini sampai tahun 1960 antara lain DPRD Tk. II Bekasi dan DPRD-GR. Dan di tahun 1962 Gedung Juang 45 dijadikan sebagai tempat untuk menahan simpatisan PKI.

Bupati Bekasi yang bernama Abdul Fatah yang seorang Budayawan ulung juga tercatat pernah menggunakan gedung ini sebagai Akademi Pembangunan Desa (APD) di tahun 1973. Pokoknya banyak sekali sejarah gedung ini dan dengan berkunjung ke tempat ini anda akan mengenang berbagai kisah heroic yang dulu mewarnai perih getirnya perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Jika anda ingin berkunjung ke gedung ini, silakan datang ke Jl. Sultan Hasanudin, Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat 17510.

UN online

UN Online cara efektif Untuk mengikuti Ujian Nasional di Kota Bekasi

Ujian Nasional untuk tahun ajaran 2015 – 2016 akan dilaksanakan kurang lebih 5 bulan dari sekarang tapi banyak sekolah di Kota Bekasi sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti UN Online. SMAN 2 Kota Bekasi adalah salah satu partisipannya.

SMAN 2 Kota Bekasi sekarang sedang mempersiapkan semua sarana dan prasarana pendukung untuk melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) atau lazim disebut UN Online  tahun 2016.

Beberapa hal yang sudah dipersiapkan dari sekarang antara lain pemilihan ruangan dengan luas yang memadai dan pengadaan perangkat komputer. Eko Wati, Kepala Sekolah SMAN 2 Kota Bekasi mengatakan bahwa semua sarana pendukung seperti kelas, komputer dan operator penanggung jawab program sudah disiapkan.

Semua siswa yang akan mengikuti UN Online tahun depan kini diikutsertakan dalam kegiatan tryout di sekolah yang dilaksanakan dari tanggal 7 sampai tanggal 10 Desember 2015. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan siswa sekaligus kemampuannya dalam menjawab soal-soal UN Online.

“Di SMAN 2 Kota Bekasi ada kurang lebih 376 siswa kelas XII yang ikut tes tryout dengan system UNBK. Ujian tryout ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesiapan pelaksanaan UN Online di sekolah dan mencari tahu apabila semua sistem yang disiapkan sudah maksimal atau belum,” kata Eko.

“Empat ruang kelas sudah dipilih dan dipasangi perangkat komputer yang terkoneksi ke jaringan internet. Masing-masing kelas dialokasikan untuk 32 orang siswa dan dijaga oleh 4 orang operator. Pelaksanaan UN Online di SMAN 2 Bekasi adalah yang pertama dilaksanakan di sini,” tambah Eko.

Menurut Eko, sekolahnya sudah mempersiapkan 125 unit komputer plus 10 unit komputer ekstra dan menggunakan empat ruang kelas untuk operasional UNBK. Setiap kelas dilengkapi 4 orang operator dan 4 proktor yang sudah dilengkapi Bintek.

Untuk informasi selengkapnya tentang pelaksanaan UNBK di SMAN 2 Bekasi, anda bisa menghubungi bagian tata usaha di SMAN 2 Kota Bekasi yang beralamat di Perumnas 2, Jl. Tangkuban Perahu No. 1 · (021) 8843280

pendidikan gratis

Bekasi Belum Sanggup Mewujudkan Pendidikan Gratis

Untuk merealisasikan Pendidikan Gratis di kota Bekasi bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk dilakukan. Pada saat ini pendidikan gratis baru bisa diwujudkan untuk SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri saja sedangkan untuk tahap sekolah lanjutan belum bisa direalisasikan.

“Anggaran yang dibutuhkan untuk mengratiskan biaya pendidikan di Kota Bekasi sangat besar,” kata Agus Enap, kepala Seksi Data dan Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Anggaran APBD yang dialokasikan untuk pendidikan di Kota Bekasi pernah mencapai 16% atau sekitar 312 milliar pada tahun 2011 sampai 2012. Menurut Agus, jumlah ideal anggaran untuk pendidikan dari APBD memang ada di atas 20%..

Menurut Agus, pendidikan gratis baru direalisasikan pada tahap pendidikan dasar dan menengah saja dan dalam operasional harian, pihak sekolah ataupun guru dilarang untuk memungut iuran. Saat ini di Kota Bekasi terdapat sekitar 451 sekolah SD Negeri dan SD Swasta mencapai 150 buah. Jumlah SMP Negeri mencapai 40 buah dengan SMP swasta sebanyak 200 sekola. Untuk tingkat sekolah lanjutan, jumlah SMA Negeri mencapai 18 sekolah dan SMK ada 77 sekolah.

Agus berpendapat bahwa kini mayoritas pelajar di Kota Bekasi cenderung memilih bersekolah di sekolah swasta karena selain sarana dan prasarananya bagus, kualitasnya juga sangat memuaskan. Oleh karena itu dalam hal ini terjadi penurunan minat untuk bersekolah di sekolah negeri

Menurut Rahmat Effendi, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, saat ini pengeluaran daerah terbesar banyak didominasi oleh sektor pendidikan. Sekalipun demikian, menurut rahmat, pemerintah tetap akan menggelontorkan dana tambahan pada APBD tahunan hingga menjadi 2,2 trilliun dari saat ini yang hanya 1,9 trilliun.

baju pink

Jangan Coba Melanggar Aturan Sekolah di SMKN 1 Kota BeKasi, Atau Anda Akan Dihadiahi “Baju Pink” Ini

Agar siswa semakin segan dan tidak melanggar peraturan di sekolah, serta sebagai upaya menanamkan budaya disiplin di sekolah, SMKN 1 Kota Bekasi menghadiahi siswanya yang melanggar aturan dengan baju warna pink berisi tulisan “Saya Malu Melanggar Tata Tertib Sekolah”. Dengan penerapan cara ini, terjadi penurunan drastis angka pelanggaran aturan oleh siswa-siswi di sekolah.

Menurut Wakasek urusan kesiswaan SMKN 1 Kota Bekasi, Naman, aturan yang diberlakukan sebelum ini adalah lari mengelilingi lapangan dan dicukur rambut tapi sayangnya para siswa yang melanggar aturan sepertinya tidak merasa jera. Akhirnya kita ganti dengan baju pink ini dan mulai diberlakukan sejak 7 September 2015 yang lalu”, Tutup Naman.

Menurutnya, siswa harus sedari dini dibiasakan untuk mentaati peraturan sekolah karena dengan berlakunya Kurikulum 2013 di SMKN 1 Kota Bekasi, kelulusan siswa akan sangat dipengaruhi oleh sikap mereka.

“Semua yang diperbuat siswa akan mendapat penilaian tersendiri dari masing-masing guru. Mungkin bisa dibayangkan, jika sehari saja mereka memakai baju pink ini, itu berarti di kelas tersebut akan ada kurang lebih 5 guru yang mengajar di situ dan setiap sikap yang mereka perlihatkan akan dicatat,” jelas Naman.

Pelanggaran yang mencakup diberlakukannya sanksi ini mencakup banyak hal seperti terlambat datang ke sekolah, rambut gondrong, atribut seragam ada yang kurang hingga pemakaian baju ketat. Bila terdapat indikasi ini, mereka akan dipanggil ke ruang guru dan harus mengganti bajunya dengan baju pink ini lantas Baju seragamnya bisa diambil sepulang sekolah ke kantor.

Menurut para siswa sendiri, mengenakan Baju Pink ini seperti mendapat stigma negatif di lingkungan sekolah dan mereka mulai enggan untuk melanggar aturan sekolah. Malahan seorang siswi sampai menangis karena tidak mau memakai Baju warna pink yang berkesan santai tapi mengerikan ini.

Naman bercerita bahwa inspirasi hukuman baju pink ini muncul dari sebuah perusahaan yang ingin agar karyawannya terbiasa dengan budaya malu tanpa menerapkan kekerasaan untuk membiasakan kedisiplinan.

“Hal ini dilakukan untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab mereka juga. Dan yang patut disyukuri adalah kita mendapati penurunan angka yang signifikan dalam pelanggaran tata tertib sekolah oleh siswa, sehingga kita bisa mengatakan bahwa ini adalah cara yang efektif untuk memberlakukan aturan sekolah,” papar Naman.

“Kini penerapan aturan yang disertai berbagai hukuman dan cara kekerasan sudah tidak sesuai lagi tapi menyuruh pelanggar aturan memakai Baju Pink ini bisa menjadi terapi disiplin yang efektif di SMKN 1 Kota Bekasi ini,” Pungkas Naman.

Rofi salah seorang siswa di SMKN 1 Kota Bekasi menyatakan kalau memakai Baju Pink Ini rasanya malu sekali bahkan dia sering diejek teman sekelasnya. “Seharian loh malunya kalo kebagian pake itu, pokoknya enggak dech,” Kata Rofi.

Bagi anda yang memerlukan info Lokasi SMK Negeri di Kota Bekasi, informasinya kami susun sebagai berikut :

1. SMK Negeri 1 Kota Bekasi

Jl. Bintara VIII No 2 Bintara Bekasi Barat
Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 88951151
Fax: (021) 88951151
Email: info@smkn1kotabekasi.sch.id
Website: smkn1kotabekasi.sch.id

2. SMK Negeri 2 Kota Bekasi

Jl. Lapangan Bola Rawa Butun Ciketing Udik
Bantargebang, Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 82483479
Fax: (021) 82483479
Email: -
Website: smkn2kotabekasi.net

3. SMK Negeri 3 Kota Bekasi

Perum Mutiara Gading Timur Blok L5 Mustika Jaya
Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 82616466
Fax: (021) 82616466
Email: smkn3bekasi@gmail.com, smkn3bekasi@yahoo.co.id
Website: mkn3kotabekasi.net

4. SMK Negeri 4 Kota Bekasi

Jl. Matador Kranggan Wetan Jatirangga
Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi 17434 – Jawa Barat
Telepon: (021) 91585867
Fax: (021) -
Email: -
Website: -

5. SMK Negeri 5 Kota Bekasi

Jl. KH. Mochtar Tabrani Gerbang
Perum Tytyan Kencana, Marga Mulya
Bekasi Utara, Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 88878048. 8850641
Fax: (021) 8850641
Email: -
Website: smknegeri5kotabekasi.blogspot.com

6. SMK Negeri 6 Kota Bekasi

Jl. Kusuma Raya Utara Duren Jaya Perumnas III
Bekasi Timur, Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 94064164. 8850641
Fax: (021) 94064164. 8850641
Email: smkn6_kotabekasi@yahoo.com
Website: smkn6kotabekasi.blogspot.com

7. SMK Negeri 7 Kota Bekasi

Jl. Lapangan Bola Rawa Butun Kel. Ciketing Udik
Bantargebang, Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 26107660. 82483479
Fax: (021) 26107660. 82483479
Email: -
Website: www.smkn7kotabekasi.com

8. SMK Negeri 8 Kota Bekasi

Jl. Cipendawa Bojong Menteng-Rawalumbu
Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 26272535
Fax: (021) -
Email: -
Website: -

9. MK Negeri 9 Kota Bekasi

SDN Pekayon V Bekasi Selatan
Jl. Damar Pekayon Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 88911151
Fax: (021) -
Email: -
Website: -

10. SMK Negeri 10 Kota Bekasi

SDN Jatiwarna II
Jl. Bulak Tinggi Pasar Kecapi Jati Rahayu Pondok Melati
Kota Bekasi – Jawa Barat
Telepon: (021) 889551151
Fax: (021) -
Email: -
Website: -

11. SMK Negeri 11 Kota Bekasi    

SDN Medan Satria
Jl. Raya Sultan Agung – Gg. H. Rumben No. 137 Medan Satria
Kota Bekasi 17182 – Jawa Barat
Telepon: (021) 36824812
Fax: (021) -
Email: -
Website: -

Kualitas Kesehatan dan Pendidikan di Kota Bekasi

Pentingnya Memberdayakan Keluarga Untuk meningkatkan Kualitas Kesehatan dan Pendidikan di Kota Bekasi

Siapapun pasti akan berargumen serupa bahwa peningkatan taraf hidup dan kemajuan bangsa harus dimulai dari lingkup terkecil yaitu Sumber Daya Manusia (SDM). Sejalan dengan apa yang termaktub dalamUUD 45 yang menyatakan bahwa Negara berkewajian untuk memajukan seluruh elemen bangsa hingga tercapai masyarakat yang cerdas dan sejahtera. Atas dasar aturan ini, untuk tahun anggaran 2010 – 2014, RPJMN menegaskan bahwa hal pokok yang harus direalisasikan adalah kemakmuran masyarakat dengan indikator berupa peningkatan kualitas Kesehatan dan Pendidikan di kota Bekasi, demi Sumber Daya Manusianya nanti.

Kota Bekasi sebagai salah satu kota penyangga Kota Jakarta yang sangat pesat pertumbuhan ekonominya ditargetkan untuk bisa menyokong Tujuan yang termaktub dalam Millennium Development Goals (Red* Tujuan Pembangunan Millennium). Menurut data yang terdapat di Prov. Jabar, Kota Bekasi dari tahun 2008 hingga 2011 tingkat perolehan kualitas IPM nya senantiasa mengalami peningkatan. Kota Bekasi mencapai peningkatan hingga 75,73% dalam hal pencapaian target IPM (Indeks Pembangunan Manusia), adapun perkiraan IPM di tahun 2011 berhasil meraih 76,92 dengan posisi di peringkat kedua di Prov. Jabar. Untuk tahun 2013, diproyeksikan target IPM yang dicapai menempati 77,90. Di Sektor pendidikan, Indeks kota bekasi berhasil meningkat 88,28% sebagai realisasi dari tahun 2008. Di tahun 2011 peningkatan Indeks pendidikan mencapai 89,84 dan realisasi sebesar 90,62 diraih tahun 2013.

Berdasarkan indeks angka kumulatif yang diperoleh di atas, kita menyadari bahwa besaran skor IPM kota bekasi masih rendah, oleh sebab itu kita menelusuri beberapa permasalahan terkait rendahnya angka IPM pendidikan di kota Bekasi demi kualitas Kesehatan dan Pendidikan di kota Bekasi yang lebih baik. Permasalahan-permasalahan ini antara lain :

1). Masih minimnya tingkat partisipasi pendidikan;

2). Persoalan pendidikan dan efisiensinya;

3). Keefektivan Pendidikan dan;

4). Relevansi dari pendidikan.

Untuk masalah partisipasi pendidikan, erat sekali kaitannya dengan kurangnya pemahaman orang tua tentang keutamaan pendidikan, kondisi ekonomi dan permasalahan fisik juga psikis yang dialami calon pelajar di Kota Bekasi, selain itu keterbatasan infrstruktur dan jangkauan lokasi juga menjadi isu yang harus dicari pemecahannya. Terkait persoalan efisiensi dari pendidikan, maka ini berkaitan erat dengan transformasi input yang secara khusus menghasilkan output berupa SDM unggul yang memiliki kompetensi kerja. Lain halnya dengan keefektivan pendidikan, dalam persoalan ini kita melihat seberapa jauh kesesuaian dari tujuan pendidikan dengan hasil yang dicapai. Dalam hal ini kita mengamati sejauh mana keterkaitan antara kuantitas dan kualitas pendidikan yang dicapai. Terkait masalah pendidikan dan relevansinya, maka kita menilai bilamana angkatan kerja yang dihasilkan dari pendidikan bisa diserap seluruhnya atau tidak oleh dunia kerja, bilamana tidak, maka Negara harus berupaya untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.

Disadari atau tidak, Kota Bekasi memiliki kekayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang berpotensi meningkatkan angka IPM hingga kualitas Kesehatan dan Pendidikan di kota Bekasi. Penduduk Kota Bekasi yang berjumlah 2,3 juta lebih adalah sebuah potensi yang harus ditingkatkan kualitasnya agar bersamaan dengan itu dicapai pula kesejahteraan ekonomi penduduknya.

Bagi anda yang memerlukan informasi seputar pendidikan di Kota Bekasi, silakan kunjungi situs Dinas Pendidikan Nasional Kota Bekasi melalui link Dinas Pendidikan Kota Bekasi