Bekasi Belum Sanggup Mewujudkan Pendidikan Gratis

pendidikan gratis

Untuk merealisasikan Pendidikan Gratis di kota Bekasi bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk dilakukan. Pada saat ini pendidikan gratis baru bisa diwujudkan untuk SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) Negeri saja sedangkan untuk tahap sekolah lanjutan belum bisa direalisasikan.

“Anggaran yang dibutuhkan untuk mengratiskan biaya pendidikan di Kota Bekasi sangat besar,” kata Agus Enap, kepala Seksi Data dan Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Anggaran APBD yang dialokasikan untuk pendidikan di Kota Bekasi pernah mencapai 16% atau sekitar 312 milliar pada tahun 2011 sampai 2012. Menurut Agus, jumlah ideal anggaran untuk pendidikan dari APBD memang ada di atas 20%..

Menurut Agus, pendidikan gratis baru direalisasikan pada tahap pendidikan dasar dan menengah saja dan dalam operasional harian, pihak sekolah ataupun guru dilarang untuk memungut iuran. Saat ini di Kota Bekasi terdapat sekitar 451 sekolah SD Negeri dan SD Swasta mencapai 150 buah. Jumlah SMP Negeri mencapai 40 buah dengan SMP swasta sebanyak 200 sekola. Untuk tingkat sekolah lanjutan, jumlah SMA Negeri mencapai 18 sekolah dan SMK ada 77 sekolah.

Agus berpendapat bahwa kini mayoritas pelajar di Kota Bekasi cenderung memilih bersekolah di sekolah swasta karena selain sarana dan prasarananya bagus, kualitasnya juga sangat memuaskan. Oleh karena itu dalam hal ini terjadi penurunan minat untuk bersekolah di sekolah negeri

Menurut Rahmat Effendi, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, saat ini pengeluaran daerah terbesar banyak didominasi oleh sektor pendidikan. Sekalipun demikian, menurut rahmat, pemerintah tetap akan menggelontorkan dana tambahan pada APBD tahunan hingga menjadi 2,2 trilliun dari saat ini yang hanya 1,9 trilliun.